Tips Sederhana Menyalurkan Emosi

Kemarahan atau emosi yang tak terkendali terkadang bisa berakibat hilangnya akal sehat. Saat seseorang sedang marah, pikiran normalnya seolah hilang, yang ada hanya rasa kesal, keki, dongkol, benci dan lain-lain. Nasehat yang diberikan teman atau kerabat dekat yang bermaksud meredam kemarahan, seakan tak mempan dan tidak masuk di kepala. Bahkan bisa jadi akan menambah kadar kemarahan orang tersebut.

Lalu kiat apa saja yang bisa kita lakukan apabila kemarahan dan emosi seolah sudah tak bisa dikendalikan lagi?


Ada beberapa tips sederhana untuk menyalurkan emosi secara sehat.

1. Saat ingin marah, 'marah'-lah! Jangan dipendam. Tapi marah disini dalam tanda petik. Artinya bukan marah yang membabibuta. Tapi kemukakan dengan argumen dan penjelasan yang benar tentang apa yang menjadi penyebab kemarahan. Jangan mau menang sendiri, berikan kesempatan kepada 'lawan' kita untuk 'marah' juga, biar adil.
2. Bila kemarahan sudah memuncak, berjalanlah ke tempat terbuka. Ambil napas dalam-dalam, ini akan mengurangi kadar kemarahan.
3. Bila dirasa sudah cukup, pikirkan ini: Apakah ini perlu di lanjutkan? Atau stop!
4. Relaksasi. Setelah amarah tersalurkan, lakukan pendinginan atau cooling down. Marah boleh, tapi jangan keterusan. Ingatkan dalam diri: kemarahan ini untuk kebaikan, sekedar penyaluran dan bukan untuk membuat kerusakan. Kemarahan yang tersalurkan dengan baik dan tetap dalam kontrol diri, jauh lebih baik daripada kemarahan yang dipendam dan dapat meledak sewaktu-waktu.
Tips Sederhana Menyalurkan Emosi Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Maman Achman

Post a Comment