Yuk Menulis Lagi!

Dulu, Saya pernah bercita-cita menjadi seorang penulis Cerpen (Cerita Pendek). Keinginan tersebut begitu kuatnya sampai-sampai Saya merengek pada ortu meminta dibelikan sebuah mesin tik untuk keperluan menulis.

Ortu memang sempat mengabulkan keinginan tersebut dengan merelakan ternak kambing peliharaannya dijual dan memberikan uangnya pada Saya. Namun, Saya merasa ragu dan ada perasaan tidak tega bila uang tersebut Saya gunakan untuk membeli mesin tik, mengingat kondisi keungan ortu sendiri pada saat itu boleh dibilang sangat pas-pasan.

Akhirnya dengan berat hati Saya membatalkan membeli mesin tik dan mengembalikan uang tersebut pada ortu. Saya bilang pada mereka, beli mesin tiknya tidak jadi, siapa tahu nanti Saya bisa membelinya dari hasil keringat Saya sendiri. Dan benar saja, berkat doa mereka akhirnya Saya bisa membeli sebuah mesin tik baru dari hasil usaha Saya sendiri tanpa harus menyusahkan mereka.

Babak barupun dimulai. Dengan bekal kegemaran membaca dan hobi menulis, Saya mulai belajar menulis cerita pendek dan mengirimkannya ke beberapa media massa ibukota. Saya memulainya dengan menulis cerita anak, puisi, anekdot, kartun dan naskah soal TTS/kuis. Dari sekian banyak karya yang Saya kirimkan ternyata yang paling banyak di muat adalah naskah soal TTS/kuis. Sayapun makin bersemangat dalam menulis.

Kegiatan menulis Saya tekuni kurang lebih dua tahun lamanya, sampai pada akhirnya karena kesibukan di tempat kerja yang sangat menyita waktu, Saya terpaksa vakum menulis hingga beberapa waktu lamanya. Isteri Saya terus menyemangati agar Saya agar melanjutkan kembali kegiatan menulis ini. Namun untuk memulai sesuatu yang telah lama ditinggalakan itu ternyata tidak mudah. Selalu ada alasan untuk menunda-nunda waktu dan hanya rasa malas yang menerpa diri.

Kini, keinginan untuk kembali menulis mulai menggebu-gebu lagi setelah membaca sebuah artikel di internet yang membahas tentang seluk-beluk menulis dan apa saja sisi positifnya. Ada banyak pelajaran berharga yang Saya dapatkan dari membaca artikel tersebut.

Dan saat ini Saya rasa inilah saat yang tepat untuk memulai kembali apa yang dulu pernah Saya tekuni dengan begitu antusias. Tidak ada kata terlambat untuk memulai, selalu ada awal untuk kembali bangkit dari keterpurukan.

Semoga, Tuhan selalu membimbing kita semua ke arah yang benar. Dan semoga , setiap kebaikan yang kita lakukan sekecil apapun itu, akan membawa manfaat buat orang lain. Amin ya Robal alamiin.



Yuk Menulis Lagi! Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Maman Achman

Post a Comment