Jadilah Sang Pelopor

Sahabat-sahabat yang baik,
Kali ini saya akan sedikit bercerita tentang kisah inspiratif yang semoga bisa menjadi motivasi buat kita semua. Ini adalah kisah tentang perjuangan seorang anak muda yang berusaha mewujudkan impiannya walaupun banyak yang menentangnya. Kisah selengkapnya sebagai berikut:

Suatu masa di zaman dahulu kala, ada sebuah desa di atas air yang diberi nama Desa Terapung. Luasnya tidak seberapa namun masyarakatnya hidup rukun dan damai.

Ada sebuah adat/kebiasaan unik di desa tersebut dimana setiap pemuda yang beranjak dewasa biasanya mencari jodoh dengan memanggil-manggil calon pasangannya dari jarak jauh. Bila di rumah terapung yang lain ada jawaban dari pihak perempuan, maka si pemuda bergegas membuat sebuah jembatan khusus untuk menghubungkan rumahnya dengan rumah si gadis pujaan.

Tradisi tersebut telah berjalan begitu lama, setiap pemuda mendapatkan pasangannya, maka para tetangga bahu membahu membantu membangun sebuah jembatan, demi mempertemukan kedua pasangan untuk mewujudkan keinginannya membina rumah tangga. Suasana kekeluargaan diantara mereka sangat kental sehingga seluruh kampung tersebut saling mengenal satu sama lain.

Suatu ketika ada seorang pemuda yang mengutarakan keinginannya kepada keluargaanya untuk membangun sebuah jembatan dengan kampung lain yang jaraknya sangat jauh dari desa terapung, karena ia meyakini ada seseorang di desa yang jauh itu yang akan menjadi jodohnya. Namun karena dianggap melanggar tradisi dan dianggap hal yang tidak mungkin, pihak keluargapun melarangnya.

Karena mendapat penentangan dari keluarga, si pemudapun nekat membuat jembatan sendirian karena meyakini bahwa sang pujaan hati itu adalah jodohnya, walaupun jarak yang memisahkan mereka cukup jauh. Dengan keyakinan dan semangat yang tinggi si pemuda terus membangun jembatan yang akan menghubungkan dirinya dengan si gadis.

Segala rintangan dan cibiran yang menghampiri si pemuda, tidak meluluhkan semangatnya untuk terus berjuang. Tak terasa setelah sekian lama ia bekerja sebuah jembatan yang kokoh dan sangat kuat berhasil ia selesaikan. Iapun dapat bertemu dengan si gadis yang memang benar menjadi jodohnya.

Suatu ketika, terjadi hujan badai yang memporak-porandakan desa terapung. Hampir semua rumah penduduk hancur berkeping-keping. Untungnya jembatan yang dibangun si pemuda tetap berdiri kokoh dan mampu menyelamatkan warga desa untuk mengungsi ke kampung si gadis. Wargapun bertrimakasih kepada si pemuda, dan meminta maaf atas kekeliruan mereka telah menganggap salah si pemuda waktu membangun jembatan yang dianggap melanggar tradisi.

Sahabat yang baik,

Orang yang menjadi pelopor atau perintis biasanya mendapat rintangan dan cobaan maha berat saat memperjuangkannya. Namun satu hal yang perlu di garisbawahi, seorang pelopor juga adalah mereka yang mendapat paling banyak, karena mampu mendobrak tradisi atau kebiasaan yang sebelumnya dianggap tabu atau melanggar aturan.

Dari kisah tersebut, kita bisa mengambil pelajaran. Untuk menjadi pemenang kita harus berani merubah kebiasaan. Jangan takut untuk mencoba hal-hal yang sebelumnya dianggap mustahil atau tidak mungkin, berani menjadi pelopor berarti berani mengambil resiko. Bila punya ide atau gagasan, segera wujudkan dengan tindakan nyata serta kerja keras tanpa kenal lelah. Karena kekuatan sesungguhnya berasal dari dalam diri kita sendiri.

Mari lakukan yang terbaik bagi diri sendiri dan sekitar kita. Nikmati proses perjuangan yang kita lakukan, jadikan setiap langkah sebagai ajang menempa diri. Yakinlah, inovasi-inovasi baru akan muncul dengan sendirinya, seiring usaha dan kerja keras yang terus kita lakukan. Insya Allah, segala jerih payah dan ketekunan yang terus kita bina akan membawa kita menuju pemenang sejati.

Salam.



Jadilah Sang Pelopor Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Maman Achman

Post a Comment