Stop Perdagangan Manusia

Sungguh miris menyaksikan acara di sebuah stasiun televisi swasta yang membahas tentang perdagangan manusia. Dengan mudahnya gadis-gadis belia dari desa yang masih lugu itu mereka jual kepada lelaki hidung belang dengan iming-iming akan dipekerjakan di sebuah restoran terkenal di Jakarta.

Yang tak habis pikir, kenapa orang tua si gadis begitu mudah percaya pada orang tak dikenal yang menawarkan pekerjaan buat anak gadisnya. Padahal mereka tentu sering mendengar berita tentang maraknya kasus perdagangan manusia (human trafficking) baik media televisi atau media massa lainnya.


Di gambarkan di acara TV tersebut di sebuah desa ada seseorang yang berlaku sebagai pencari tenaga kerja di sebuah daerah di Jawa Barat yang terkenal sebagai pemasok tenaga kerja wanita. Dari tayangan tersebut terlihat jelas bahwa untuk mendapatkan 'calon pekerja' dari desa tersebut ternyata begitu mudahnya. Sikap orang tua si gadis terkesan sangat pasrah merelakan anak gadisnya untuk di bawa ke Jakarta oleh orang yang belum dikenalnya.

Padahal kalau saja mereka berpikir realistis, mana mungkin orang mencari pegawai dengan cara mencarinya ke rumah-rumah seperti itu. Kenapa mereka begitu mudah percaya dengan manisnya kata-kata si pencari tenaga kerja? Kenapa mereka tidak menyelidiki terlebih dahulu siapa-sebenarnya orang-orang yang mendatangi mereka ini?

Setelah semuanya terjadi, yang ada hanyalah penyesalan yang tentu saja tidak ada artinya. Kasihan si anak yang seharusnya masih menikmati masa-masa remajanya, harus menelan pil pahit dan harus menanggung beban serta trauma pisik dan psikis yang maha berat dan sulit sekali untuk disembuhkan.

Andai saja para orang tua lebih berhati-hati dan waspada terhadap orang-orang yang belum dikenalnya, tentu tidak akan terjadi maraknya kasus perdagangan manusia terutama gadis-gadis belia yang masih minim pengalaman ini.

Disini, peran semua pihak khususnya para pemerhati anak perlu lebih dioptimalkan. Mungkin alangkah baiknya bila dimungkinkan sesering mungkin memberikan pemahaman atau penyuluhan yang cukup kepada para orang tua khususnya yang memiliki anak-anak gadis di desa-desa, agar lebih peduli dan berhati-hati dalam menjaga anak-anaknya.

Jangan mudah percaya kepada orang yang mengobral janji akan memberikan pekerjaan yang bagus buat anak-anak mereka di kota besar, yang sebenarnya justru akan menjerumuskan si anak ke lembah kenistaan yang teramat dalam.

Stop perdagangan anak! stop perdagangan manusia! Manusia bukan barang dagangan, manusia adalah makhluk mulia yang seharusnya dihargai dan dilindungi, bukan malah direndahkan martabatnya dengan menjadikan mereka sebagai barang dagangan.

Sudah saatnya kita bersatu padu menjadi penjaga dan pengawal terbaik bagi putra-putri kita agar terhindar dari tangan-tangan jahil orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Kepada para penegak hukum, tolong hukumlah mereka yang menjadi pelaku perdagangan manusia dengan hukuman yang seberat-beratnya.

Mereka pantas mendapatkannya karena perbuatan mereka sungguh di luar batas kemanusiaan. Mereka hanya mementingkan keuntungan dirinya sendiri tanpa memikirkan penderitaan orang lain, terlebih itu adalah anak-anak dibawah umur yang seharusnya dilindungi dan disayangi.


Stop Perdagangan Manusia Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Maman Achman

Post a Comment