Benarkah Tora Sudiro Mengkonsumsi Obat Terlarang?

Saungmaman.com - Benarkah Tora Sudiro Mengkonsumsi Obat Terlarang?

Satu lagi artis Indonesia terlibat kasus penggunaan obat terlarang. Tora Sudiro dan istrinya, Mieke Amalia, ditangkap Polres Metro Jakarta Selatan atas dugaan penggunaan obat terlarang. Dalam penangkapan yang dilakukan pihak kepolisian, ditemukan 30 butir obat bernama dumolid.

Kamis malam, hasil tes urin akhirnya keluar dan polisi menyatakan bahwa Tora dan istrinya positif menggunakan obat keras benzo.

Lalu, apakah sebenarnya dumolid itu? Dan mengapa Tora ditangkap karena penggunaannya? Juga, bagaimana bisa polisi menyatakan positif benzo?

Dr Andri Sp.KJ mengungkapkan, "dumolid adalah obat insomnia yang sangat kuat dan biasanya dipergunakan dalam jangka waktu singkat." Obat tersebut biasanya diberikan kepada pasien yang sedang mengalami gangguan pada tidurnya, serta mengalami gangguan panik. Resep dumolid biasanya diberikan oleh seorang psikiater.

Dengan mengkonsumsi obat dumolid, orang yang mengalami insomnia biasanya mengalami perasaan lebih rileks dan bisa cepat tidur. Sementara pada orang sehat yang mengonsumsi dumolid akan merasa lebih santai.

Baca juga: Renungan Harian Untuk Ketenangan Jiwa

Dalam keadaan tertentu, penggunaan dumolid kerap disalahgunakan. Obat psikotropika itu diminum layaknya narkoba agar pengonsumsinya lepas dari perasaan tertekan, stress dan ketegangan. Konsumsi dumolid oleh orang sehat dalam jangka waktu lama bisa berbahaya, bisa menyebabkan ketergantungan dan sulit lepas dari obat tersebut.

Jadi, siapapun diharapkan agar tidak menggunakan dumolid ini tanpa anjuran psikiater sebab selain menyebabkan ketagihan juga bisa terjerat UU Psikotropika seperti yang dialami oleh Tora Sudiro.

Dumolid sendiri, menurut WebMD, merupakan salah satu jenis obat Benzodiazepines. Obat itu ditemukan secara tak sengaja oleh seorang peneliti bernama Leo Sternbach pada tahun 1955.

Dumolid
Dumolid (Sumber gambar:pinterest.com)

Jenis Benzodiazepines bekerja dengan meningkatkan efek neurotransmitter gamma-aminobutyric acid (GABA) yang bertanggung jawab mengurangi aktivitas saraf pemicu stres dan kegelisahan. Dumolid dihasilkan dari turunan Benzodiazepines, biasa disebut 1,3-Dihydro-7-nitro-5-phenyl-2H-1,4-benzodiazepin-2-one secara kimia.

Kesimpulan: Siapa pun yang menggunakan Dumolid secara berlebihan, harus siap dengan risiko mulai dari hilang keseimbangan hingga menyebabkan kematian.

Demikian info seputar Benarkah Tora Sudiro Mengkonsumsi Obat Terlarang? kali ini, semoga ada manfaat yang bisa diambil dari informasi singkat ini.
Advertisement
Benarkah Tora Sudiro Mengkonsumsi Obat Terlarang?

You Might Also Like: