INI GEJALA NYERI HAID YANG TIDAK NORMAL

Saung Maman - INI GEJALA NYERI HAID YANG TIDAK NORMAL

Pada hari hari awal menstruasi biasanya hampir setiap perempuan merasakan nyeri pada perutnya. Bahkan tak jarang pula yang memilih menghentikan aktivitasnya karena nyeri yang begitu hebat.

Survei tahun 2009 menemukan sebanyak 72 persen perempuan Indonesia mengalami masalah kewanitaan. Dan 62 persen di antaranya adalah nyeri haid.

Kram haid yang normal dirasakan biasanya berupa rasa nyeri saat menstruasi yang membuat bagian perut dan pinggang terasa begitu sakit. Hal tersebut rupanya disebabkan adanya proses ilmiah yang terjadi dalam tubuh.

Wanita Dewasa | Feature Image: Pixabay

Rasa itu muncul ketika tubuh melepaskan hormon prostaglandin yang bekerja merangsang konstraksi otot yang diperlukan untuk meluruhkan dinding rahim. Nyeri haid atau yang biasa disebut dismenorea ada dua macam, yaitu dismenorea primer dan sekunder. 

Dismenorea primer disebabkan faktor intrinsik uterus yaitu dari rahimnya sendiri. Ini yang biasanya dirasakan kebanyakan. Berhubungan erat dengan adanya ketidak seimbangan hormon steroid seks.

Dismenorea ini terjadi mulai dari nyeri ringan atau berat pada perut bagian bawah sampai bokong dan sisi medial paha. Selain itu, ada juga gangguan lainnya seperti mual sebanyak 50 persen, 25 persen mengalami muntah dan gangguan buang air besar sebanyak 35 persen.

Bahkan pada kondisi yang berat, orang yang mengalami dismenorea ini bisa kehilangan kesadaran karena pingsan. Yang perlu diingat, dismenorea bukanlah penyakit melainkan hanya gejala.

Nyeri haid tersebut dapat diringankan atau bahkan dihilangkan dengan beberapa cara seperti melakukan pijatan, mengompres bagian perut dengan handuk hangat, meminum pereda nyeri atau dapat menggunakan pad pereda nyeri tinggal tempel dari ifreeindonesia.com

Sementara itu, dismenorea sekunder terjadi karena adanya penyakit lain. Biasanya gejala ini terjadi karena ada masalah organik.

Ada kelainan organ di bagian pelvis. Bisa mioma, kista, adenomiosis (masuknya darah yang meluruh ke dinding rahim), endometriosis (masuknya darah yang meluruh ke dalam perut, dan radang panggul).

Dismenorea sekunder dapat terjadi kapan saja. Sepanjang hidup seorang perempuan. Rasa nyeri yang diakibatkan dismenorea sekunder hanya bisa dihentikan jika penyebabnya diberantas. Dismenorea sekunder tidak dapat hilang hanya dengan meminum penghilang nyeri.

Advertisement
INI GEJALA NYERI HAID YANG TIDAK NORMAL

You Might Also Like: