Mengenal 7 Cryptocurrency Yang Diperdagangkan Saat Ini

Saungmaman.com - Mengenal 7 Cryptocurrency Yang Diperdagangkan Saat Ini

Akhir-akhir ini perdagangan mata uang digital atau biasa disebut Cryptocurrency kian ramai diperbincangkan. Sahabat tentu sering mendengar nama mata uang bitcoin yang belakangan ini sedang naik daun karena nilainya yang terus meningkat. Banyak para penggiat mata uang digital ini yang menjadi kaya mendadak setelah berinvestasi sekian lama menggunakan mata uang bitcoin.

Tapi tahukah sobat bahwa ada banyak mata uang jenis ini yang beredar di pasaran, jadi bukan hanya bitcoin. Nah, kali ini saya ingin sedikit berbagi info mengenai 7 Cryptocurrency yang banyak beredar dipasaran. Tiap mata uang memilki nilai sendiri-sendiri dan ada banyak cara untuk mendapatkannya.


 Baiklah berikut ini adalah nama  7 mata uang digital yang banyak diperjualbelikan di pasaran saat ini:
  1. Bitcoin
Bitcoin adalah mata uang digital yang pertama beredar dan merupakan cryptocurrency paling sering diperdagangkan hingga saat ini. Bitcoin bukan saja hanya menjadi trendsetter, mengantarkan gelombang cryptocurrency yang dibangun di atas jaringan peer-to-peer yang terdesentralisasi, tetapi juga telah menjadi standar de facto untuk mata uang cryptocurrency.
Mata uang yang terinspirasi oleh Bitcoin secara kolektif disebut Altcoins dan telah mencoba menampilkan dirinya sebagai versi Bitcoin yang dimodifikasi. Sementara beberapa mata uang lain lebih mudah untuk dimining daripada Bitcoin.
Mata uang yang satu ini dikembangkan oleh Satoshi Nakamoto sekitar 2009, sosok misterius yang mengembangkan blockchain. Bitcoin memiliki kapitalisasi pasar cukup besar sekitar $ 45 miliar pada Juli 2017. Sayangnya, Bank Indonesia melarang penggunaan Bitcoin sebagai alat pembayaran yang sah.
  1. Ethereum
Diluncurkan tahun 2015, Ethereum adalah jenis mata uang yang memperbolehkan Smart Contracts dan Distributed Applications (Dapps) yang bisa dibuat dan dijalankan tanpa downtime, penipuan, kontrol, dan gangguan lain dari pihak ketiga.
Di tahun 2014, Ethereum meluncurkan pre-sale yang mendapat sambutan yang luar biasa. Aplikasi Ethereum dijalankan dengan menggunakan sebuah token cryptographic yang dibuat khusus untuk platform spesifik yang disebut dengan Ether. Ether bergerak seperti kendaraan yang bergerak di sekitar platform Ethereal, dan sebagian besar pengembang berusaha mencari cara untuk mengembangkan dan menjalankan aplikasi di dalam Ethereal.
  1. Ripple (XRP)
Ripple adalah sebuah jaringan penyelesaian bersifat global real-time yang menawarkan pembayaran internasional secara instan, pasti dan murah. Ripple memungkinkan sebuah bank menyelesaikan pembayaran lintas-batas secara langsung, dengan transparans dan dengan biaya lebih rendah. Diluncurkan pada tahun 2012, mata uang Ripple memiliki kapitalisasi pasar sebesar $ 6,3 miliar.
Karena struktur Ripple tidak memerlukan mining, maka ada pengurangan penggunaan daya komputasi, dan meminimalkan sistem jaringan. Ripple percaya bahwa mendistribusikan nilai adalah sebuah cara ampuh untuk memberi insentif pada perilaku tertentu dan karena itu saat ini berencana untuk mendistribusikan XRP terutama melalui kesepakatan pengembangan bisnis. Cryptocurrency yang satu ini telah digunakan oleh bank-bank termasuk Santander dan UBS.

  1. Litecoin
Litecoin, dirilis tahun 2011, yang merupakan salah satu cryptocurrency yang mengikuti Bitcoin. Cryptocurrency ini dibuat oleh Charlie Lee, seorang lulusan MIT dan mantan insinyur Google. Litecoin didasarkan pada jaringan pembayaran global yang tidak dikendalikan oleh otoritas pusat manapun dan menggunakan scrypt sebagai bukti kerja, yang dapat diterjemahkan dengan bantuan CPU kelas konsumen. Meskipun Litecoin seperti Bitcoin, namun memiliki tingkat pembangkitan blok yang lebih cepat, karenanya menawarkan konfirmasi transaksi lebih baik. Selain pengembang, ada sejumlah pedagang yang menerima Litecoin. Nilai total Litecoin saat ini sekitar $ 2,1 miliar.
  1. Zcash
Zcash adalah cryptocurrency dengan open-source yang terdesentralisasi yang diluncurkan di akhir tahun 2016. Zcash menawarkan transparansi transaksi secara lebih pribadi dan selektif. Dengan demikian, Zcash mengklaim mampu memberikan keamanan ekstra atau privasi dimana semua transaksi dicatat dan dipublikasikan di sebuah blockchain.
Zcash menawarkan kepada pengguna pilihan transaksi aman, yang memungkinkan konten dienkripsi menggunakan teknik kriptografi tingkat lanjut yang disebut zk-SNARK yang dikembangkan oleh timnya.
  1. Monero (XMR)
Monero adalah mata uang yang cukup aman, bersifat pribadi dan tidak dapat dilacak. Cryptocurrency open source ini diluncurkan pada April 2014 dan langsung mendapat respon cukup besar dari antara komunitas kriptografi.
Pengembangan cyrptocurrency Monero ini benar-benar berbasis sumbangan dan berbasis komunitas. Monero telah diluncurkan dengan fokus yang kuat pada desentralisasi dan skalabilitas yang memungkinkan privasi cukup lengkap dengan menggunakan teknik khusus berupa tanda tangan cincin. Dengan cara ini, muncul sekelompok tanda tangan kriptografi termasuk setidaknya satu peserta nyata – tapi karena semuanya tampak valid, maka yang sebenarnya tidak bisa dilacak.
  1. Dash
Dash pada awalnya dikenal sebagai Darkcoin, yaitu sebuah cryptocurrency yang bersifat lebih rahasia. Dash menawarkan anonimitas lebih, sebab bekerja pada jaringan mastercode terdesentralisasi yang membuat transaksi hampir sama sekali tidak bisa dilacak.
Diluncurkan sekitar bulan Januari 2014, Dash mengalami peningkatan jumlah pengikut yang cukup tajam dalam rentang waktu yang singkat. Cryptocurrency ini diciptakan dan dikembangkan oleh Evan Duffield dan bisa di-mining menggunakan CPU maupun GPU.

Nah demikianlah informasi singkat Mengenal 7 Cryptocurrency Yang Diperdagangkan Saat Ini, semoga bermanfaat. Bagi sobat yang ingin mencoba memiliki dompet/wallet akun-akun mata uang digital tersebut, bisa mendaftar di Bitcoin Indonesia.
Advertisement
Mengenal 7 Cryptocurrency Yang Diperdagangkan Saat Ini

You Might Also Like:

Buka Komentar