Callind, Aplikasi Perpesanan Karya Anak Bangsa

Saungmaman.com - Callind, Aplikasi Perpesanan Karya Anak  Bangsa

Sebuah aplikasi perpesanan yang dibuat oleh Novi Wayuningsih yang berusia 25 tahun dari Kabupaten Kebumen di Jawa Tengah secara resmi diluncurkan oleh Kementerian Komunikasi dan Informasi di Jakarta pada hari Sabtu, bertepatan dengan Hari Kartini.

Aplikasi Calling Indonesia (Callind) memungkinkan pengguna untuk melakukan obrolan pribadi, mengirim pesan siaran, foto dan video, serta melakukan panggilan telepon dan video. Selain itu, ia juga mendukung mereka yang mencari untuk mengiklankan dan menjual atau membeli produk.


Menurut tribunnews.com, aplikasi ini secara resmi diperkenalkan pada tahun 2016 dan sejauh ini telah diunduh 100.000 kali di 15 negara dari Google App Store. Ada rencana untuk membuat Callind tersedia untuk pengguna iOS.

Lulusan program diploma akuntansi Universitas Gadjah Mada (UGM), Novi adalah CEO di tiga perusahaan IT di Semarang, Jawa Tengah dan Jakarta.

Baca juga: MultiChat Versi Saung Maman - Bikin Chatting Makin Mudah

Tetapi sebelum kesuksesannya, Novi hampir tidak dapat melanjutkan pendidikannya setelah sekolah menengah karena bisnis orang tuanya telah bangkrut. Bertekad untuk membantu keluarganya, ia bekerja sambil mengejar pendidikannya di UGM, termasuk dengan bekerja sebagai agen multi-level marketing (MLM) untuk bekerja sebagai petugas warnet. Selama pengalaman kerja terakhirnya, dia mendapat inspirasi dari pendiri Facebook Mark Zuckerberg dan pendiri Alibaba Group, Jack Ma. Termotivasi oleh orang-orang ini, dia mulai belajar pemrograman sendiri, dimulai dengan membuat situs web sendiri.

Setelah lulus dari UGM, Novi bekerja di sebuah perusahaan IT yang berbasis di Malaysia pada tahun 2011 yang berfokus pada pengembangan situs jejaring sosial. Dia menggunakan pengalaman itu untuk mendapatkan lebih banyak pengetahuan karena dia ingin mengembangkan aplikasi jejaring sosialnya sendiri.

Setahun kemudian, ia mendirikan PT Wahyu Global Abadi di Kebumen, yang berkonsentrasi pada pengembangan perangkat lunak dan pemeliharaan perangkat keras, serta bekerja sama dengan lembaga pemerintah dan perusahaan swasta. Dia menggunakan pendapatan untuk mendirikan dua perusahaan IT lainnya, yaitu PT Rise Solution International dan PT Callind Network International.

Mimpinya menjadi kenyataan ketika akhirnya ia menciptakan aplikasi Callind pada Maret 2016.

Advertisement
Callind, Aplikasi Perpesanan Karya Anak Bangsa

You Might Also Like: